Bahaya Mengintai Jika 5 Makanan Ini
Dihangatkan Kembali
Memanaskan kembali makanan-makanan ini bisa
menyebabkan sejumlah penyakit yang tidak pernah diketahui sebelumnya, menurut
laporan The Sun.
Dilansir dari News.com.au,
Rabu (24/2/2016), informasi yang didapatkan dari British Food Standards Agency
dan European Food Information Council menyoroti lima makanan yang umumnya tidak
boleh dipanaskan kembali dan menyimpannya dengan baik.
Ayam
Hal ini menyebabkan hanya sebagian ayam
cepat masak. Dan karena ayam memiliki kandungan protein yang tinggi dibanding
daging merah, ketika dihangatkan kembali protein jadi rusak, menyebabkan perut
merasa sakit.
Ayam seharusnya diputar ketika dimasak untuk memastikan semua
sisi ayam matang secara menyeluruh.
Hal ini menyebabkan hanya sebagian ayam
cepat masak. Dan karena ayam memiliki kandungan protein yang tinggi dibanding
daging merah, ketika dihangatkan kembali protein jadi rusak, menyebabkan perut
merasa sakit.
Ayam seharusnya diputar ketika dimasak untuk memastikan semua
sisi ayam matang secara menyeluruh.
Nasi
Menurut Food Standards Agency, cara
penyimpanan nasi jauh lebih penting dibanding dengan bagaimana
menghangatkannya kembali.
Jika nasi dibiarkan di suhu ruangan, Anda memberikan keadaan
yang baik bagi spora untuk berkembang biak, sehingga menciptakan racun
yang berujung pada muntah-muntah dan diare.
Sayangnya, menghangatkan
nasi kembali dengan cara apapun tidak akan membunuh atau menghancurkan
keberadaan spora.
Kentang
Serupa dengan nasi,
kentang harus dimasak dan disimpan dengan baik. Jika tidak, kondisi tersebut
sangat cocok untuk bakteri berkembang biak.
Membiarkan kentang pada suhu ruangan,
khususnya menggunakan pembungkus aluminium bisa menyebabkan perkembangan Clostridium botulinum -- bakteri yang memproduksi
racun botulin.
Racun itu bisa menyebabkan botulisme atau penyakit yang
menyebabkan kekakuan otot dan terkadang bersifat fatal.
Dan seperti nasi, memanaskan kentang tidak akan membunuh
bakteri, jadi ada baiknya kentang disimpan di tempat dingin dan jangan
dibiarkan dalam suhu ruangan.
Jamur
Menurut laporan, European
Food Information Council, jamur memiliki kandungan protein yang bisa dengan
mudah hancur dengan enzim dan mikroorganisme.
Jadi, jika tidak disimpan dengan baik
kemudian dipanaskan kembali, mengonsumsi hidangan tersebut bisa membuat Anda
mengalami sakit perut.
Namun, anggota dewan mengatakan,"jika disimpan dalam kulkas
dan tidak lebih dari 24 jam, memanaskan kembali jamur tidak menjadi masalah
pada suhu 70 derajat Celcius.
Bayam dan Sayur Dedaunan Lainnya
Bergantung pada lokasi sayur dikembangkan,
bayam dan sayur dedaunan lainnya memiliki kandungan konsentrasi nitrat.
Meski nitrat tidak mengandung resiko apapun,namun menurut
European Food Information nitrat bisa diubah menjadi nitrosamine yang bisa
menjadi Karsinogen -- zat yang menyebabkan penyakit kanker.
Zat-zat tersebut bisa
memberikan dampak pada pembuluh darah pembawa oksigen dan menyebabkan kondisi
yang diketahui sebagai 'Baby Blue Syndrome' yang mempengaruhi anak-anak.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya mengharapkan saran anda yang terbaik.